Beasiswa Luar Negeri Kementerian Agama RI
I. Beasiswa Studi Luar Negeri
II. Bantuan Penyelesaian Studi Luar Negeri


I. Beasiswa Studi Luar Negeri
A. Pengantar
     Program beasiswa ini diperuntukkan bagi pendidik, tenaga kependidikan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Eselon I Pusat Kementerian Agama dengan skema pembiayaan penuh dari APBN Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Program bantuan ini bertujuan untuk mempersiapkan dosen-dosen PTKI yang memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai bidang keilmuan yang terdapat di PTKI.
Sasaran program  ini adalah dosen dan tenaga kependidikan  yang akan diproyeksikan untuk menempuh studi jenjang pendidikan Doktor (S3) di perguruan tinggi luar negeri yang direkomendasikan Kementerian Agama (daftar perguruan tinggi tujuan dapat dilihat di laman website http://www.scholarship.kemenag.go.id).
Adapun bidang ilmu yang ditawarkan meliputi:
1.    Ilmu-ilmu keislaman seperti Tafsir dan Ilmu Al-Qur’an, Hadits, Tarikh, Ushul Fiqh, Fiqh, Tasawwuf dan lain sebagainya;
2.    Ilmu-ilmu penunjang kajian keislaman atau interdisipliner;
3.    Ilmu-ilmu umum yang dikembangkan di PTKI.
Untuk peminat Kajian Islam (Dirasat Islamiyyah/Islamic Studies), Kementerian Agama membuka secara khusus kesempatan studi ke sejumlah perguruan tinggi dengan kuota sebagai berikut:

No Universitas Target Jumlah Kuota
1 McGill University (Canada) 10-15 orang
2 Bonn University & Leipzig University (Germany) 5-10 orang
3 Cambridge University (United Kingdom) 5-10 orang
4 Leiden University & Radboud University Nijmegen (Netherlands) 10-20 orang
5 Jami’ah Al-Azhar (Egypt) 10 orang
6 Ummul Quro & Islamic University of Madinah (Arab Saudi) 5-10 orang


B. Persyaratan Umum
1.    Warga Negara Indonesia (WNI);
2.    Berstatus sebagai:
a.    Dosen Tetap PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
b.    Dosen Tetap Yayasan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS); atau
c.    Dosen Tetap (PNS DPK maupun Non PNS) di Fakultas Agama Islam (FAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU); atau
d.    Dosen Tetap Pendidikan Agama Islam (PAI) di PTU; atau
e.    Dosen Tetap Non PNS berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
f.    Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI); atau
g.    PNS pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Unit Eselon I Pusat Kementerian Agama.
3.    Memiliki gelar Magister (S2) dari program studi yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT);
4.    Program yang akan diambil sangat diperlukan untuk pengembangan program studi di PTKI/institusi;
5.    Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
6.    Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam;
7.    Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id.

C. Persyaratan Khusus
     1.    Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Dosen     
           1. Surat Pengantar dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi tempat bertugas;
           2. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
           3. Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
           4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
           5. Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
           6. Sertifikat lulus tes bahasa asing TOAFL sekurang-kurangnya 500 atau TOEFL PBT 500/TOEFL ITP® 550/iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750 atau bahasa lainnya sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tinggi tujuan;
           7. Sertifikat Pendidik (Dosen) bagi dosen;
           8. Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) bagi dosen;
           9. Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
         10. Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan;
         11. Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
         12. Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;          
         13. Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri (bila ada).     
     2.    Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Tenaga Kependidikan     
          1.    Surat Pengantar dari Pimpinan Unit Kerja;
          2.    Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
          3.    Fotokopi SK pertama dan SK terakhir yang telah disahkan lembaga;
          4.    Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
          5.    Fotokopi ijazah dan transkip nilai pendidikan S1 dan S2 yang telah dilegalisir. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pendidikan terakhir minimal 3,00 (skala 4,00) atau IPK ekuivalen untuk skalanya;
          6.    Sertifikat lulus tes bahasa asing TOAFL sekurang-kurangnya 500 atau TOEFL PBT 500/ TOEFL ITP® 550/iBT® 79/ IELTS™ 6,5/ TOEIC® 750 atau bahasa lainnya sesuai dengan bahasa pengantar perkuliahan di perguruan tingi tujuan;
          7.    Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
          8.    Pernyataan kesediaan untuk kembali bertugas dan mengabdi pada perguruan tinggi pengirim minimal dua kali masa tugas belajar (n) plus satu tahun atau dalam rumus (2n+1), terhitung setelah kelulusan;
          9.    Rencana Penelitian (proposal) Disertasi;
        10.    Rekomendasi dari profesor di bidang yang sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diambil;          
        11.    Letter of Acceptance (LoA) dari PT-LN tujuan atau korespondensi dengan calon pembimbing luar negeri.   
                   
D. Skema Pembiayaan     
     1.    Biaya pendidikan (tuition fee), yaitu biaya yang dibayarkan kepada perguruan tinggi penyelenggara sesuai dengan unit cost yang ditetapkan oleh perguruan tinggi tersebut.
     2.    Biaya hidup (living allowance), yaitu biaya yang diterimakan kepada mahasiswa, meliputi: biaya hidup dan biaya operasional lainnya yang terkait dengan penyelesaian studi untuk masa studi 6 semester bagi peserta S3 berdasarkan standar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.     
           
II. Bantuan Penyelesaian Studi Luar Negeri     
A. Pengantar
      
     Bantuan Penyelesaian Studi Luar Negeri  (BPS-LN) merupakan program afirmasi kepada para dosen dan tenaga kependidikan atau mahasiswa Indonesia yang mengalami kesulitan pembiayaan dalam rangka penyelesaian studi mereka di luar negeri. Bantuan ini juga bertujuan untuk membantu para penerima beasiswa yang beasiswanya dihentikan oleh lembaga pemberi dana beasiswa sebelumnya karena telah melampaui batas waktu maksimal semester yang ditentukan. 

    
B. Persyaratan
      
1.    Warga Negara Indonesia (WNI);
2.    Mendapat rekomendasi atau keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Negara tempat belajar (jika yang bersangkutan masih berada di Negara tempat belajar);
3.    Berstatus sebagai:
a.    Dosen Tetap pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN); atau
b.    Tenaga Kependidikan; atau
c.    PNS pada Kementrian Agama RI; atau
d.    Mahasiswa S2/S3 asal Indonesia yang mengambil studi kajian keislaman
4.    Bersedia menandatangani kontrak perjanjian;
5.    Membuat Surat Permohonan kepada Direktorat Jenderal Pendidkan Islam c.q. Direktur Pendidikan Tinggi Islam;
6.    Melakukan registrasi online di laman http://scholarship.kemenag.go.id.
7.    Surat Penugasan dari Sekretariat Negara dan/atau Surat Tugas Belajar dari Sekretariat Jenderal Kementerian Agama atau Sekretariat Jenderal Kementerian lainnya;
8.    Surat Keterangan dari Universitas tempat belajar dan pembimbing (promotor);
9.    Salinan kontrak dan pembiayaan beasiswa dari sponsor sebelumnya (Persyaratan ini tidak berlaku bagi yang kuliah atas biaya mandiri);
10.    Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
11.    Fotokopi paspor yang masih berlaku;
12.    Sertifikat Pendidik  dan Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN) (bagi dosen);
13.    Fotokopi buku rekening Bank Mandiri atau BNI atau BRI;
14.    Surat pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau lembaga lain yang ditandatangani di atas materai;
15.    Progress Report penelitian yang sudah dilakukan dan ditandatangani oleh pembimbing/promotor;
16.    Estimasi kebutuhan biaya penyelesaian studi yang disetujui pimpinan perguruan tinggi tempat belajar;     


C. Skema Pembiayaan
      
     Bantuan diberikan hanya satu (1) kali sesuai dengan standar Direktorat Pendidikan  Tinggi Islam. Komponen bantuan meliputi biaya SPP/tuition fee (at cost) dan biaya lainnya yang terkait dengan penyelesaian studi.    


Sumber: http://www.scholarship.kemenag.go.id/